Fungsi Pending Order dan Cara Memasangnya

Admin | 3:40 PM | 8comments
Pada platform MetaTrader 4 (MT4) terdapat dua cara yang lazim digunakan trader untuk melakukan OP, yaitu dengan Istant Execution, yaitu dimana order akan di eksekusi pada saat itu juga dan Pending Order, dimana eksekusi order menunggu pada harga yang sudah ditentukan, setelah harga tersentuh batas pending order, maka akan di eksekusi secara otomatis. Dengan memanfaatkan fitur ini, maka trader tidak perlu lagi terus menerus berada didepan layar monitor. Cukup memprediksikan arah trend dan pada level berapa harga diperkirakan harga akan berbalik arah.

Pada MT4 terdapat 4 jenis pending order, yaitu : Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop dan Sell Stop yang memiliki kegunaan berbeda-beda. Untuk pemasangannya, lihat gambar 1 dan gambar 2.

gambar 1. pemasangan Pending Order
gambar 2. pemasangan Buy Limit
BUY LIMIT
Penggunaan Buy Limit berdasarkan analisa bahwa arah trend harga yang tadinya turun akan berbalik arah dan menyentuh harga tertentu (menurut prediksi anda) dimana anda ingin melakukan transaksi BUY. Seting harga Buy Limit harus dibawah harga saat ini, lihat gambar 3.

gambar 3. penerapan Buy Limit
Pada gambar 3 (pada pair EU/EURUSD) harga diperkirakan akan turun hingga menyentuh level 1.3043 dan akan berbalik naik hingga menyentuh level 1.3095. Pada ilustrasi diatas Buy Limit dipasang pada level 1.3043 dan TP pada level 1.3095. Saat harga pada level 1.3043 tersentuh, transaksi akan di eksekusi secara otomatis.

SELL LIMIT
Penggunaan Sell Limit adalah kebalikan dari Buy Limit, dimana harga saat ini sedang naik hingga menyentuh harga tertentu dan akan berbalik arah hingga menyentuh harga tertentu.

gambar 4. penerapan Sell Limit
Contoh kasus pada gambar 4 harga diperkirakan akan naik hingga menyentuh level 1.3088, kemudian berbalik arah hingga menyentuh level 1.3042. Sell Limit dipasang pada level 1.3088 dan TP pada level 1.3042.

Buy Limit dan Sell Limit cocok diaplikasikan ketika harga bergerak pada range / kisaran harga tertentu.

BUY STOP
Buy Stop dipasang ketika harga terus bergerak naik mengikuti trend bullish dan diprediksikan akan terus melanjutkan trend apabila menyentuh level harga tertentu (trend semakin kuat).
Contoh kasus :
Trend harga saat itu adalah bullish (naik), sementara anda membuka OP Buy pada level 1.2944. Saat itu, anda memprediksikan jika harga menyentuh atau menembus level 1.2973 (harga tertinggi saat itu) maka trend akan terus menguat dan berlanjut.

gambar 5. penerapan Buy Stop
SELL STOP
Yang berlaku pada Sell Stop adalah kebalikan dari Buy Stop.

MetaTrader4 InstaTrader dan Cara Instalasi

Admin | 2:35 PM | 3comments
InstaTrader merupakan platform trading dari broker InstaForex yang mana pada saat ini terus berkembang secara dinamis yang dasarnya diambil dari terminal trading MetaTrader 4 (MT4). Terminal trading InstaForex diberikan untuk klien broker InstaForex secara gratis, termasuk Multi Terminal dan versi Mobile (SmartPhone) untuk Windows Mobile. Terminal trading InstaTrader memungkinkan bagi trader bukan hanya untuk melakukan eksekusi transaksi pada pasar Forex melalui perusahaan InstaForex tapi juga untuk menerima kuotasi untuk pasangan mata uang utama (currency pairs), persilangan, indeks saham dunia dan untuk melakukan analisa teknis pada berita Forex serta ulasan berita yang dirilis oleh perusahaan. Berikut adalah interface atau tampilan antar muka pada platform MT4 InstaForex.

gambar 1. Interface MT4 dari broker InstaForex
Kelebihan platform InstaTrader MT4 :
  • Eksekusi permintaan dengan menggunakan teknologi Instant Execution;
  • Penempatan Pending Order yang mudah;
  • Memberikan laporan dan pernyataan dengan mudah;
  • Kesempatan penggunaan penasehat ahli;
  • Hanya membutuhkan sistem dan koneksi dengan kecepatan yang rendah;
  • Support berbagai bahasa;
  • Jaminan tingkat keamanan yang tinggi.
Cara instalasi InstaTrader MT4 adalah sbb :
  • Pastikan device / perangkat yang anda gunakan terkoneksi dengan internet;
  • Download MetaTrader 4 atau terminal yang sesuai dengan device anda;
  • Ikuti petunjuk istalasi seperti pada gambar ilustrasi dibawah ini,
gambar 2. Klik Next
gambar 3. Beri tanda centang, klik Next
gambar 4. Klik Next
gambar 5. Instalasi selesai, klik Finish
Anda dapat membuat akun demo setelah terminal MetaTrader 4 terbuka. Caranya, baca artikel Cara membuat Demo Account Forex.

Link download InstaTrader platform :

Pengertian Leverage dan Cara Menghitungnya

Admin | 2:15 PM | 35comments
Apakah yang dimaksud dengan LEVERAGE?
Leverage adalah rasio antara jumlah jaminan dan dana yang dipinjam yang dialokasikan untuk trading. Contoh leverage : 1:100, 1:200, 1:500. Leverage 1:100, artinya untuk transaksi yang dilakukan anda harus memiliki akun trading dengan broker dalam jumlah 100 kali lebih kecil daripada jumlah transaksi.

Koefisien kredit disebut leverage. Nilainya dapat bervariasi dari 1:1 ke 1:500, yang berarti klien mempunyai peluang untuk membeli / menjual mata uang melebihi jumlah jaminan 500 kali. Sebagai contoh, jika trader memilih leverage 1:100 untuk akun trading dan membuat deposit 100 USD, maka ia memiliki peluang untuk membeli mata uang dengan jumlah mencapai 100 x 100 = 10.000 USD.

Setelah pembelian mata uang, jika ada pergerakan yang menguntungkan trader dapat melakukan transaksi, sehingga tingkat keuntungan bervariasi. Yaitu, jika ia menyelesaikan transaksinya. Pada saat penutupan penawaran, kredit secara otomatis ditutup, jumlah jaminan tetap pada akun trader sebagaimana juga dengan seluruh keuntungan. Skema inilah yang memungkinkan kita untuk dapat menghasilkan profit yang signifikan, bahkan terkadang melebihi jumlah dari jaminan yang tersedia dalam transaksi tertentu dengan adanya perubahan kecil dalam kurs mata uang asing. Resiko trader terbatas hanya pada jumlah jaminan, karena dealer keuangan (pusat transaksi) tidak menyediakan jumlah mata uang sebenarnya untuk jumlah keseluruhan dari transaksi yang dibuka, tapi hanya menjamin deposit kerugian atau keuntungan yang dijumlahkan seluruhnya pada penutupan transaksi. Penutupan dari sebuah transaksi adalah kebalikannya, karena membeli sejumlah mata uang artinya menjual volume yang sama dari mata uang tersebut dan sebaliknya.

Definisi leverage sendiri tidak bisa dipisahkan dengan Margin. Namun, jika dipelajari lebih dalam, terdapat perbedaan dari kedua konsep ini. Tapi, ada satu manfaat untuk pemborong saham, yaitu semakin besar leverage maka semakin besar rasio dari dana dan peluang transaksi spekulatif setelahnya. Namun, bagaimana pengaruhnya terhadap trading? Mari kita mulai dengan sejarah dari margin.

Pada awalnya, prinsip trading margin terkait dengan transaksi dalam pasar komoditas. Pada abad ke 19, bursa komoditas merupakan pasar dimana transaksi trading dilakukan secara tunai. Broker, yang menyediakan layanan untuk pelaksanaan transaksi, transfer uang dan manajemen akun merupakan dealer pada pasar-pasar tersebut. Broker mempertahankan akun dengan menggunakan metode recording khusus, yang disebut circle recording. Metode ini merupakan yang paling efisien untuk menyelesaikan akun di antara klien pada penjualan kembali barang-barang yang sering terjadi. Metode perhitungan circle tersebut telah diterapkan pada pasar futures sampai dengan tahun 1920-an selama memenuhi kebutuhan pasar tersebut.

Dalam susunan metode ini, anggota bursa yang membuat transaksi akan memenuhi kewajiban mereka yang ditetapkan oleh kontrak sebagai pihak dalam perjanjian. Mereka adalah satu-satunya yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kewajiban transaksi. Berkat sistem pembayaran tersebut klien tidak perlu deposit dana mereka sendiri untuk menjamin pemenuhan secara finansial setiap kontrak pertukaran yang ditradingkan dan dapat menikmati trading dengan harga yang lebih rendah. Metode penyelesaian sebelumnya lebih menguntungkan untuk tahap trading tersebut, ketika sebagian besar transaksi murni komersial, yaitu pembelian dan penjualan kontrak menunjukkan permintaan riil untuk barang-barang atau barang itu sendiri. Para anggota bursa harus memiliki aset keuangan yang besar untuk menjamin pelaksanaan kewajiban-kewajiban dalam kondisi apapun.

Tetapi pada awal abad lalu, karena transaksi spekulatif tumbuh dengan besar, teknologi manajemen risiko yang lebih inovatif muncul dari broker, margin trading merupakan pilihan penting bagi mereka yang ingin membuat keberuntungan mereka dari jumlah uang yang sedikit (trader) dan mereka yang membuat keuntungan lebih dari sekedar keinginan tersebut (broker).

Dalam forex, leverege disebut juga sebagai daya ungkit. Dengan adanya leverage ini memungkinan kita untuk dapat berinvestasi dalam jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan dengan dana yang kita investasikan. Atau dengan kata lain, leverage merupakan bentuk kredit yang memungkinkan kita untuk bernegosiasi di pasar dengan pinjaman uang dari broker (perusahaan pialang yang terlibat dalam transaksi forex).

Pada umumnya, leverage yang diberikan dalam trading forex adalah 1:100. Artinya, anda hanya membutuhkan 1%-nya saja sebagai margin (jaminan). Sehingga ketika anda ingin membeli Poundsterling terhadap US Dollar (GBPUSD) sebanyak $100, maka anda cukup memberikan margin sebesar 1% dari $100 tersebut, yaitu $1.
Fungsi leverage dari 1:100 tersebut diatas sebagai daya ungkit anda yang bisa menaikkan kekuatan transaksi hingga 100 x lipatnya. Jadi, misalnya margin anda sebesar $200, maka anda bisa bertrading maksimal di jumlah $20,000 yang diperoleh dari $200 (margin) x 100  (leverage).


Cara menghitung margin (jaminan) dengan leverage :
  • leverage 1:100 maka berarti (1/100)x100% = 1% 
  • leverage 1:200 maka berarti (1/200)x100% = 0.5% 
  • leverage 1:500 maka berarti (1/500)x100% = 0.2%

Cara Memasang Stop Loss (SL) dan Target Profit (TP)

Admin | 4:59 AM | 28comments
Dulu, sebelum saya sedikit mengenal forex, sempat terlintas pertanyaan 'apakah saya harus selalu didepan monitor dan terus terhubung dengan internet untuk melakukan exit target?'. Ternyata jawabannya adalah tidak. Hal ini dikarenakan oleh adanya Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP). SL saya definisikan sebagai 'penjamin suatu posisi dilikuidasi (ditutup) secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan'. Hal ini dimaksudkan untuk membatasi potensi kerugian yang bisa saja terjadi jika ternyata market bergerak melawan posisi OP. Sedangkan TP adalah 'tingkat harga dimana kita ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu yang telah kita dapatkan'. Dengan memasang keduanya, maka kita tidak perlu lagi duduk berlama-lama didepan monitor hanya untuk melakukan exit target.

Cara memasang TP/SL adalah sbb :
  • Asumsi OP BUY (beli), maka TP dipasang lebih tinggi dari harga saat ini, sedangkan SL dipasang lebih rendah dari harga saat ini.
  • Asumsi OP SELL (jual), maka TP dipasang lebih rendah dari harga saat ini, sedangkan SL dipasang lebih tinggi dari harga saat ini.
Contoh :
  • OP Buy - GBPUSD pada harga 1.6112, TP/SL sebesar 10 pip. Maka TP dipasang pada harga 1.6122, sedangkan SL dipasang pada harga 1.6102 (gambar 1).
  • OP Sell - GBPUSD pada harga 1.6110, TP/SL sebesar 10 pip. Maka TP dipasang pada harga 1.6100, sedangkan SL dipasang pada harga 1.6120 (gambar 2).
gambar 1. SL/TP OP Buy
gambar 2. SL/TP OP Sell
Sebenarnya ada 2 cara untuk memasang TP/SL. Cara pertama yaitu sebelum eksekusi OP (seperti yang ditulis diatas), cara kedua yaitu setelah eksekusi OP. Untuk cara pemasangan TP/SL yang kedua adalah dengan klik kanan pada order yang diinginkan, kemudian klik Modify or Delete Order, lihat gambar 3.

gambar 3. Modify or Delete Order

Cara Membuat Demo Account Forex

Admin | 11:57 PM | 4comments
Berikut adalah cara membuat akun demo (demo account) untuk forex trading menggunakan platform MetaTrader 4 (MT4) dari InstaForex.com.
Caranya sbb :
  1. Download MT4 disini;
  2. Install MT4 dan beri tanda centang pada kedua kotak (gambar 1), kemudian klik next;
  3. Setelah proses instalasi selesai, klik Finish (gambar 2);
  4. Pada interface MT4 anda, klik klik File >> Open an Account (gambar 3);
  5. Isi semua kolom dengan data anda. Untuk account type, pilih standart; currency USD; leverage 1:500; deposit ganti dengan asumsi modal yang nantinya akan anda investasikan. Pada gambar 4 saya ketikkan angka 100 (US$ 100 = 1 juta rupiah);
  6. Beri tanda centang pada kotak agreement; kemudian klik Next (gambar 4);
  7. Pilih pilihan nomor 2 (InstaForex-Demo.com); klik Next (gambar 5);
  8. Copy semua data Login, Password dan Investor, simpan pada space anda (gambar 6); klik finish.

gambar 1
 gambar 2
gambar 3
gambar 4
gambar 5
gambar 6
Kini anda sudah dapat melakukan trading dengan akun demo anda. :)


Definisi dan Fungsi Stop Loss pada Forex Trading

Admin | 2:44 AM | 6comments
gambar dari internet
Stop Loss adalah tipe trading dimana posisi yang dibuka akan ditutup secara otomatis pada harga yang ditentukan menurut stop-order atau safety order. Anda dapat menetapkan safety order untuk menimimalisasi kerugian apabila ada pergerakkan pasar yang mendadak.

Stop loss juga merupakan salah satu jenis order, hanya saja order ini berlawanan dengan order lainnya. Fungsi stop loss adalah untuk menghindari resiko kerugian yang lebih besar.

Salah satu peraturan manajemen modal : "Batasi kerugian untuk setiap deal tidak lebih dari 5% saldo". Dengan kata lain, ini berarti bahwa stop loss tidak dapat melaju melebihi dari level poin yang ditetapkan yang tergantung pada volume order setiap deal. Tetapi peraturan ini tidak selalu cocok untuk setiap situasi spesifik. Menurut grafik jangka panjang, stop level yang sedikit lebih rendah dibutuhkan untuk mengingat dan yang sedikit lebih tinggi untuk memenuhi peraturan Stop / Profit 1:3. Untuk menetapkan pemberhentian besar pada 15 menit berarti tidak mendapatkan cukup keuntungan, jadi tetapkan sedikit lebih tinggi / rendah.

Pertama, diharuskan memperkirakan tempat untuk meletakkan stop loss secara aman. Apabila menggunakan level support / resistance, maka usahakan diluar level tersebut. Dengan demikian, pada terobosan channel atau batas, ada kemungkinan bahwa tren akan berbalik dan uang anda akan diselamatkan dari kerugian. Apabila tidak ada channel atau batas maka yang terbaik untuk meletakkan stop loss adalah diatas atau dibawah candle sebelumnya untuk penjualan atau pembelian berurutan. Ada beberapa indikator yang berdasar pada peraturan, menyederhanakan penetapan point exit - Bollinger dan Parabolic.

Meskipun begitu, "diatas" dan "dibawah" interval antara masukkan yang diharapkan dan stop loss tetap harus diperhitungkan. Apabila kemungkinan kerugian kurang dari 5% dan profit yang cukup dapat diraih, maka anda dapat memasuki pasar.

Seringkali hal ini tidak cukup untuk perkiraan apakah benar atau salah dari posisi yang sudah ditetapkan. Apabila kemungkinan kerugian lebih dari 5% dan profit berkembang tinggi, akan lebih baik untuk menunggu untuk situasi yang lebih menguntungkan.


source :  support.instaforex.com
 
Copyright © 2012 FOREX idea All Rights Reserved
Supported by Mas Template | Proudly powered by Blogger.com
Almost all traders never experienced failure before they become a professional trader.
In the Forex business, not how you start, but how you manage your trading psychology and the current financial.