Home » » Manajemen Psikologi Trading

Manajemen Psikologi Trading

Admin | 8:57 PM | 2comments
Manajemen Psikologi Trading, perlukah diketahui dan dipahami?
Secara harfiah, psikologi identik dengan perubahan mental seseorang. Dan dalam trading, kesiapan mental seorang trader dalam menghadapi segala situasi memang sangat diperlukan. Tak sedikit trader yang berakhir bangkrut hanya karena kurang siap-nya mental mereka hingga mempengaruhi pola tradingnya yang sebenarnya bagus. Pada live trading, perubahan psikologi yang dialami seorang trader tentu sangat berbeda berbeda dengan saat menggunakan demo acc, hal ini disebabkan karena dalam live trading bukan lagi menggunakan uang virtual, melainkan uang yang sesungguhnya. Mengelola psikologi (manajemen psikologi) trading memang bukan pekerjaan yang mudah, namun memang inilah salah satu hal penting yang harus dipahami dan dilakukan oleh seorang trader jika tak ingin terkubur dalam market forex yang kian berkembang.

Setiap manusia terlahir dengan berbagai karakter maupun sifat yang komplek. Rasa serakah, tamak, ragu-ragu, takut, sakit hati, ingin balas dendam dll merupakan musuh utama yang harus ditaklukkan oleh seorang trader. Dan trading forex merupakan sebuah aktivitas bisnis yang melibatkan manusia, tentu saja berikut segala macam sifat maupun karakter yang dimilikinya. Dan karena itulah manajemen psikologi sangat diperlukan disini.


Beberapa hal yang lazim terjadi dalam trading :

Tamak
Ini adalah sifat dasar manusia yang paling sulit untuk dihilangkan. Satu tujuan trader saat masuk market dan melakukan transaksi adalah mendapatkan keuntungan. Dan kecenderungan trader adalah ingin meraih keuntungan lebih besar dari apa yang sudah didapatkannya saat itu. Contoh kasus yang pernah saya alami, saat itu saya mendapatkan keuntungan sebesar USD 10 hanya beberapa menit saja dengan menggunakan volume 0.10 lot dalam 5 kali transaksi. Kemudian timbul rasa tamak dalam pikiran saya, jika tadi saya menggunakan lot 0.50 hasilnya jelas-jelas USD 50, atau... kenapa tidak 1.00 lot saja sekalian, biar profitnya semakin besar. Namun ketika saya benar-benar menggunakan 1.00 lot, ternyata yang terjadi justru sebaliknya. Trend harga yang saya perkirakan ternyata meleset, hanya saja keyakinan pada analisa saya cujup besar saat itu hingga stop loss-pun saya perbesar jaraknya.

Alhasil, setelah seharian menunggu, percobaan untuk menahan harga dan berharap trend akan berbalik arah justru berakhir pahit dan memaksa saya untuk merelakan hampir 90% modal yang saya investasikan. Sakit hati? Tentu saja! Dengan sisa modal yang ada saya berusaha untuk mengembalikan uang yang sudah hilang, tapi harga tak bisa dilawan dan market tak bisa dikendalikan hingga Margin Call datang dan menutup transaksi, seluruh modal saya habis tanpa sisa.

Balas dendam pada market
Kondisi ini sangat umum dialami oleh pemula seperti saya ketika mengalami loss. Seperti yang saya contohkan diatas, balas dendam hanya akan membuat trader tidak bisa berpikir jernih dan fokus pada pola trading. Tentu saja ini menjadi malapetaka besar jika terus berlanjut.

Takut dan ragu-ragu
Masalah psikologis lainnya adalah takut ataupun ragu-ragu. Akibat dari masalah psikologis tersebut biasanya adalah terlambatnya masuk market atau bahkan berakibat hilangnya kesempatan untuk profit.

Over Confident
Over confident atau terlalu percaya diri. Seringkali terjadi ketika beberapa kali secara berturut-turut mendapatkan profit, bahkan tanpa loss sama sekali. Percaya diri itu perlu, namun terlalu percaya diri juga bisa memberikan efek yang tidak baik dalam trading.

Dari contoh kasus diatas tinggal bagaimana anda mengelola psikologi anda sendiri. Untuk medapatkan profit tidaklah harus hari ini, besok atau lusa kesempatan itu akan selalu ada untuk anda karena Forex akan terus menunggu anda. Menjadi mangsa, atau pemangsa? Semua tergantung diri anda sendiri :)
Share this article :

2 comments:

pineapple said...

Psikologi trading memang sangat penting dalam forex. dengan memiliki psikologi trading yang baik maka kita bisa memulai trading akun real dengan baik. banyak trader yang gagal di forex karena memiliki psikologi trading yang buruk. Dengan trading $5 di octafx kita bisa ,melatih psikologi trading kita dengan baik

Rizuka light said...

Psikologi memanng sangat penting dalam forex. Ada yang mengatakan tanpa memiliki psikologi trading yang baik maka kita tidak akan bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Oleh karena itu, kita harus selalu meningkatkan psikologi trading. Dengan mencoba untuk trading di octafx dengan modal $5 kita sudah dapat melatih psikologi trading dengan baik

 
Copyright © 2012 FOREX idea All Rights Reserved
Supported by Mas Template | Proudly powered by Blogger.com
Almost all traders never experienced failure before they become a professional trader.
In the Forex business, not how you start, but how you manage your trading psychology and the current financial.